Satgas Covid-19 Sebut Kasus Kematian Tetap Merangkak Naik

News

Satgas Covid-19 Sebut Kasus Kematian Tetap Merangkak Naik

Jakarta, CNN Indonesia —

Dasar Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 membuktikan angka kematian pasien positif Covid-19 di Indonesia masih mengalami kenaikan. Selama sepekan terakhir tingkat maut Covid-19   masih berada pada angka 3, 7 persen ataupun masih di atas rata-rata ijmal 2, 99 persen.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito   mengatakan terjadi kenaikan sebesar 0, 2 obat jerih kasus kematian pasien Covid-19 dibandingkan pada minggu sebelumnya.

“Target kita seharusnya turun dari waktu ke waktu, tapi sekarang naik dari 831 ke 833, ” kata Resi dalam konferensi pers yang disiarkan melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (29/9).


Secara kumulatif, pasien Covid-19 yang meninggal dunia hingga Selasa (29/9) sudah mencapai 10. 601 orang.

Wiku menyebut Jawa Barat menjadi daerah dengan kasus kematian tertinggi pada pekan ini. Total kasus kematian di Jawa Barat naik 51 kasus, dari 19 pada minggu sebelumnya menjadi 70 kasus.

Selain Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, Riau, dan Kalimantan Timur juga termasuk daerah dengan peristiwa kematian terbanyak.

Sementara, untuk persentase kasus kematian Covid-19 tertinggi masih dipegang  Jawa Timur dengan tingkat kematian 7, 27 persen. Disusul Jawa Tengah enam, 42 persen, NTB 5, 94 persen, Sumatera Selatan 5, 79 persen, dan Bengkulu 5, 27 persen.

Kasus Kematian di Atas 100

Pada sisi lain, Wiku mengatakan ada 20 kabupaten/kota yang memiliki angka kematian lebih dari 100 karakter sepanjang pekan ini.

“Perlu kami sampaikan, masih ada 20 kabupaten/kota di Indonesia dengan memiliki angka kematian lebih dibanding 100 orang, ” kata Resi.

Kabupaten/kota dengan tingkat kematian lebih sebab 100 di antaranya Kota Surabaya, Kota Semarang, Jakarta Pusat, Sidoarjo, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Tanah air Makassar.

Kemudian Jakarta Selatan, Medan, Gresik, Jakarta Melahirkan, Kota Palembang, Kota Balikpapan, Tanah air Malang, Kota Banjarmasin, Demak, Pasuruan, Manado, Mataram, dan Kudus.

Dalam kesempatan itu, Wiku meminta agar pemerintah daerah lebih memperhatikan pasien Covid-19 dengan isyarat sedang dan berat. Menurutnya, penderita dengan gejala sedang dan berat harus ditangani sedini mungkin berjalan mengurangi risiko kematian terpapar Covid-19.

“Dan kepada umum kami mohon, jika mengalami isyarat covid untuk segera ke dokter dan dapat ditangani sebelum gejala bertambah parah, ” katanya.

Hingga hari ini, kasus positif virus corona di Indonesia telah mencapai 282. 724 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 210. 437 orang dinyatakan sembuh dan 10. 601 karakter meninggal dunia.

(dmi/fra)

[Gambas:Video CNN]