Saham BUMN Bisa Jadi Modal Institusi Pengelola Investasi

News

Saham BUMN Bisa Jadi Modal Institusi Pengelola Investasi

Dapatkan promo member baru Pengeluaran SDY 2020 – 2021.

Jakarta, CNN Indonesia —

Departemen Keuangan ( Kemenkeu ) membuka jalan penambahan modal  Lembaga Pengelola Investasi (LPI) dari saham BUMN. Zaman ini, skema tambahan modal tersebut masih dibahas.

Dirjen Kekayaan Negara Kemenkeu Isa Rachmatarwata menjelaskan besaran modal LPI sejumlah Rp75 triliun. Tahun ini, Kemenkeu akan menyuntikkan modal awal sejumlah Rp15 triliun yang berasal lantaran APBN 2020. Sisanya, akan dipenuhi secara bertahap sampai 2021.

“Dengan cara apa? Mampu diambilkan dari APBN 2021. Ini yang sedang dibahas aplikasinya, mampu juga dari aset-aset lain dengan sudah dimiliki negara, paling terang adalah bisa saja saham BUMN, bisa kami kemudian inbrengkan, sertakan sebagai PMN tambahan, ” katanya dalam diskusi Bentuk Dukungan Negeri kepada Industri Hulu Migas, Jumat (18/12).



Selain itu, abu modal juga bisa berasal dari Barang Milik Negara (BMN). Isa menuturkan Kemenkeu akan mempertimbangkan pikiran investor untuk menentukan sumber tambahan modal.

“BMN pula bisa, tanah bangunan, dan sebagainya juga bisa. Tanah dan gedung mungkin tidak terlalu penuhi appetite investor. Kalau saham BUMN bisa oleh karena itu mereka berminat kalau investasi dalam situ (saham BUMN), ” katanya.

Isa memastikan pemerintah akan menyiapkan tindakan preventif untuk mencegah terjadinya kerugian pada investasi LPI. Salah satunya, pemilihan Lembaga Direksi dari kalangan profesional dalam bidang investasi dan keuangan. Mereka juga dipastikan memiliki rekam alur, reputasi, dan pengalaman bagus.

“Nanti orang-orang yang dipilih menjadi Dewan Direktur memang banget orang yang mempunyai pengalaman baik, reputasi bagus, mekanisme pemilihan wadah berinvestasi dipilih dengan cermat serta sebagainya. Ini yang mencegah terjadinya kerugian akan banyak dilakukan terlebih dahulu, ” ucapnya.

[Gambas:Video CNN]

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir ditunjuk menjadi Dewan Penilik LPI. Penunjukkan ini tercantum di Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 74 Tahun 2020 tentang Lembaga Pemimpin Investasi.

LPI sendiri terdiri dari Dewan Pengawas serta Dewan Direksi yang terdiri per 5 orang. Pemerintah akan menelungkupkan seleksi bagi 3 orang anggota Dewan Pengawas yang berasal sejak unsur profesional.

Kemudian, Dewan Pengawas akan melakukan pilihan anggota Dewan Direksi LPI.

(ulf/sfr)