Rabithah Alawiyah Desak Tim Independen Usut Penembakan Laskar

News

Rabithah Alawiyah Desak Tim Independen Usut Penembakan Laskar

Promo menarik pada undian Data Sidney 2020 – 2021.

Jakarta, CNN Indonesia —

Balai Pimpinan Pusat (DPP) Rabithah Alawiyah   meminta pemerintah turun tangan merespons peristiwa bentrok antara aparat kepolisian dengan Laskar FPI   di Tol Cikampek, Senin (7/12) dini hari yang menewaskan 6 orang Laskar FPI.

Mereka meminta pembentukan tim swasembada untuk mengusut peristiwa tersebut.

“Meminta dibentuknya tim independen yang terdiri dari berbagai bagian masyarakat sipil guna mengungkap perkara tersebut secara fair dan serupa, ” tulis Rabithah Alawiyah di pernyataan sikap mereka, Selasa (8/12).


Lebih lanjut, memikirkan kondisi yang terjadi akhir-akhir tersebut, Rabithah Alawiyah mengimbau agar semesta pihak menunjukkan kebijaksanaan serta kedewasaan dalam bertindak sesuai dengan jalan hukum negara yang menjunjung luhur perlindungan HAM.

Mereka menyerukan kepada semesta pihak agar menahan diri sejak sikap-sikap yang memperkeruh situasi.

“Mengimbau seluruh pihak agar mengedepankan dialog dalam merespons persoalan terkait sosial-kebangsaan, ” tulis mereka.

Hal yang pas dinyatakan oleh Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri dari sejumlah Institusi Swadaya Masyarakat (LSM).

Koalisi mendesak Pemerintah untuk membuat tim independen melibatkan Komnas PEDOMAN dan Ombudsman RI untuk menyidik tindakan penembakan dari aparat kepolisian dalam peristiwa tersebut.

Menurut Koalisi, penggunaan senjata suluh oleh kepolisian seharusnya hanya merupakan upaya terakhir yang sifatnya membekukan dan hanya dapat dilakukan sebab anggota Polri saat tidak memiliki alternatif lain yang beralasan dan masuk akal untuk menghentikan kegiatan atau perbuatan pelaku kejahatan.

Selain tersebut, penggunaan senjata api, menurut Gabungan juga bisa ketika anggota Polri sedang mencegah larinya pelaku kejahatan atau tersangka yang merupakan intimidasi segera terhadap jiwa anggota Polri atau masyarakat

“Koalisi meminta agar dilakukan penyelidikan mandiri yang serius terhadap penembakan yang dilakukan oleh aparat kepolisian, kejadian ini harus diusut secara transparan dan akuntabel, ” tulis Liga dalam keterangan pers.

Koalisi juga meminta agar buatan fakta-fakta yang ditemukan dari cara penyelidikan tersebut dibuka. Menurut itu, setiap tindakan yang diambil sebab aparat kepolisian haruslah sesuai secara ketentuan dan peraturan yang legal serta dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami juga mendesak agar Institusi Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) memberikan perlindungan terhadap saksi, dengan keterangannya sangat diperlukan untuk membuat terang perkara ini, ” tulis Koalisi.

(yoa/ain)

[Gambas:Video CNN]