News

Penuntut PKPU Sepatu Bata Ternyata Bekas Karyawan

Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

Jakarta, CNN Indonesia —

PT  Sepatu Bata   Tbk  (BATA) berkomentar atas gugatan Penundaan Kewajiban Pembayaran  Utang ( PKPU )  yang diajukan seorang bernama Agus Setiawan terhadap mereka ke Pengadilan Negeri Jakarta Was-was beberapa waktu lalu.

Melalui tanggapan yang mereka sampaikan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia mengatakan Agus merupakan mantan karyawan perusahaan.  

Sebelum gugatan terjadi, Sepatu Bata melalaikan memang memiliki perselisihan hubungan kerja (industrial) dengan penggugat. Perselisihan tersebut sudah diputus oleh Pengadilan Hubungan Industrial Jakarta dan sudah berdaya hukum tetap.



Berdasarkan putusan pengadilan, PHK sudah disetujui dab perusahaan wajib menutup pesangon kepada yang bergandengan.  

Corporate Secretary Sepatu Bata Theodorus Warlando Ginting  mengatakan faktual perusahaan telah melaksanakan putusan Pengadilan Hubungan Industrial Jakarta dengan membayar pesangon  secara penuh terhadap Agus.

” (Dan) tidak ada perbandingan nilai pemohonan PKPU dan total kesibukan perseroan. Karena yang menjelma dasar permohonan PKPU tersebut adalah pesangon dari pemohon. Dan atas pesangon tersebut, perseroan telah membayar kewajibannya secara penuh sehingga perseroan telah memenuhi dan mengindahkan putusan di Pengadilan Ikatan Industrial, ” katanya laksana dikutip Selasa (23/3).

Karena alasan itulah, perusahaan kata Theo, berpandangan gugatan PKPU  yang dilayangkan Agus tak berdasar. Walaupun demikian, perseroan akan lestari mengikuti proses hukum yang berjalan.

[Gambas:Video CNN]

PT Sepatu Bata Tbk digugat PKPU  ke Mahkamah Niaga Jakarta Pusat. Bersandarkan Sistem Informasi Penelusuran tentang PN Jakarta Pusat, gugatan itu terdaftar dengan cetakan perkara 114/Pdt. Sus-PKPU/2021/PN Niaga Jkt. Pst.

Gugatan itu didaftarkan sebab Agus Setiawan pada Selasa (9/3) lalu. Dalam petitumnya, pemohon meminta PN Jakarta Pusat menerima dan meluluskan permohonan PKPU mereka.

“Menyatakan termohon PKPU PT Sepatu Bata Tbk dalam PKPU sementara selama 45 hari terhitung sejak putusan diucapkan, ” tulis gugatan itu dalam laman resmi PN Jakarta Was-was, dikutip Rabu (10/3).

Theo memastikan gugatan tersebut tidak akan mempengaruhi kegiatan bisnis perusahaan.

“Perseroan akan pasti menjalankan kegiatan bisnisnya  sesuai biasa, ” katanya.

(agt)