Muhadjir: Perempuan Penting Tahu Bekal Pranikah Sejak Dini

News

Muhadjir: Perempuan Penting Tahu Bekal Pranikah Sejak Dini

Jakarta, CNN Indonesia —

Menteri Koordiantor Bidang Pembangunan Manusia & Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy   menyebut saat ini pemerintah tengah menyiapkan pendidikan pranikah bagi pasangan yang akan melangsungkan pernikahan & membangun rumah tangga.

Kata dia, pendidikan pranikah itu penting diikuti terutama kaum rani agar berhasil membangun rumah nikah dan bisa melahirkan generasi yang unggul.

“Bagaimana menyiapkan calon ibu rumah tangga yang betul-betul siap. Karena perempuan lah yang akan menjadi ibu sendi tangga yang selalu memperhatikan anak-anak, ” kata Muhadjir melalui terbit yang diterima CNNIndonesia. com, Sabtu (3/10).


Pendidikan pranikah bagi perempuan itu, kata dia, sebaiknya jangan cuma dilakukan jelang pernikahan. Akan lebih baik jika para perempuan tersebut mendapatkan pendidikan pranikah sejak pra.

“Pembekalan terhadap perempuan sejak remaja sampai kemudian tempat akan memasuki pernikahan, membangun panti tangga baru, itu menjadi benar penting, ” kata Muhadjir.

Mantan Menteri Pendidikan tersebut juga menyebut beberapa hal yang diberikan dalam pembekalan dan pendidikan pranikah.

Pertama, pembekalan yang berkaitan secara kesehatan reproduksi, kedua perencanaan ekonomi keluarga, dan ketiga kesiapan membentuk rumah tangga yang mandiri.

“Ini yang saya menemui sangat penting untuk kita menerbitkan bersama tahap-tahap masa menyiapkan pelajaran pranikah sampai pada menyiapkan itu berketurunan, ” kata dia.

Sebelumnya, Muhadjir juga pernah menyinggung soal sertifikasi dan pembekalan pranikah bagi para calon mempelai. Menurut nya, program ini penting dilakukan untuk memutus mata rantai sendi tangga miskin yang semakin hari terus bertambah.

Pembekalan calon pengantin ini, kata Muhadjir, sifatnya berupa perencanaan membangun keluarga antara dua pasangan yang hendak menikah. Pernikahan minus perencanaan bukan tak mungkin mau menjadi satu diantara rumah tangga baru yang miskin.

Muhadjir menyebut perencanaan juga tak hanya berkisar pada bagaimana cara melaksanakan pernikahan, tetapi juga berkaitan secara perencanaan memiliki keturunan, ekonomi, mematok perencanaan masa depan anak.

“Tentu saja harus dimulai dengan adanya perencanaan keluarga, karena itu harus ada bimbingan vila tangga calon pengantin yang itu menjadi program utama Kemenko PMK, ” ujarnya.

“Itu kita harapkan rumah tangga perdana akan siap untuk menyiapkan generasi Indonesia yang maju, yang unggul sesuai arahan dari Bapak Kepala, ” katanya.

(tst/bmw)

[Gambas:Video CNN]