News

Menantu Rizieq Cecar Bima Arya soal ‘Koar-koar’ RS Ummi

Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021. Jakarta, CNN Indonesia —

Menantu eks pentolan FPI Rizieq Shihab , Muhammad Hanif Alatas mencecar Wali Tanah air Bogor Bima Arya terkait keputusan Bima yang mengumumkan Rizieq dirawat di RS Ummi kepada media massa pada akhir November 2020.

Hal itu disampaikan pada persidangan lanjutan kasus tes swab RS Ummi dengan terdakwa Rizieq Shihab serta Hanif Alatas di Mahkamah Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/4).

Awalnya, Hanif menanyakan langkah Bima yang memberikan atensi lebih terhadap keberadaan Rizieq pada RS Ummi.


“Saudara memberikan minat khusus kepada terdakwa sebab sorotan publik agar tidak menimbulkan kerumunan, apakah pas? ” tanya Hanif.

“Betul” jawab Bima.

Hanif lantas membeberkan hasil penelusurannya bahwa pernyataan prima terkait keberadaan Rizieq dalam RS Ummi disampaikan sebab Bima.

Ia lantas mempertanyakan upaya Bima yang koar-koar ke jalan tersebut justru bisa membuat kerumunan massa sehingga terpendam melanggar protokol kesehatan.

“Bukannya kalau [publik] tahu jadi mancing kerumunan dan bisa melanggar prokes? ” tanya Hanif.

Mengikuti hal itu, Bima menegaskan upaya memberitahukan hal terdebut sebagai upaya mencegah terjadinya kerumunan publik.

“Justru kami dari depan umumkan ke publik buat mencegah itu, ” introduksi Bima.

Tidak berhenti sampai di situ, Hanif juga menceritakan dirinya dan Rizieq mendapatkan penuh karangan bunga dari karakter tak dikenal usai diumumkan oleh Bima ke umum.

Rizieq  Shihab sempat dirawat di RS Ummi  Bogor. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)

Dia juga mengaku mendapatkan telepon dari banyak pihak yang ingin menjenguk Rizieq. Menurutnya, hal itu sangat mengusik aktivitas Rizieq dan RS Ummi.

Biar demikian, Bima menegaskan tak mengetahui mengenai hal tersebut.

“Tidak terang, ” kata Bima.

Hanif kembali menilai bahwa cara Bima Arya koar-koar ke media tersebut potensial membuat kerumunan publik. Ia langsung bertanya kepada Bima apakah pengumuman kepada publik tersebut telah menimbulkan kerumunan atau tidak di Bogor.

Bima menjawab kalau sebagai Ketua Satgas Kota Bogor wajib untuk menuampaikan sesuatu secara jelas kepada publik terkait keberadaan Rizieq di RS Ummi.

“Sebagai ketua satgas, wajib saya menyampaikan segalanya secara jelas dengan kehadiran beliau di RS Ummi, enggak mungkin ditutupi. Aku yakin soal cegah kerumunan itu bisa dikoordinasikan secara aparat untuk dicegah serta soal itu urusan alat. Tak pernah terjadi, ” kata Bima.

Kasus sangkaan pemalsuan tes swab virus corona RS Ummi yang menjerat Rizieq terjadi usai dirinya pulang ke Indonesia dari Arab Saudi dalam 10 November 2020 lalu.

Rizieq terancam hukuman maksimal pidana penjara selama 10 tahun di perkara tersebut. Ia didakwa melanggar Pasal 14 bagian (1) dan (2) dan Pasal 15 Undang-undang Cetakan 1 Tahun 1946 mengenai Peraturan Hukum Pidana Jo pasal 55 ayat satu ke 1 KUHP.

(rzr/pris)

[Gambas:Video CNN]