News

KRI Hilang Kontak, DPR Ucap Alutsista TNI Tua & Rusak

Bonus harian di Keluaran SDY 2020 – 2021.

Jakarta, CNN Indonesia —

Wakil Ketua Upah I DPR Utut Adianto menyatakan insiden kapal menyelundup KRI Nanggala-402   milik TNI Angkatan Bahar yang hilang kontak pada perairan Bali merupakan alarm bahwa alat utama pola senjata ( alutsista ) yang dimiliki TNI perlu peremajaan. Sebab, banyak alutsista yang kondisinya sudah gelap.

Menurutnya, banyak alutsista milik TNI dengan sudah berusia tua serta dalam kondisi rusak saat ini

“Lagi-lagi ini adalah sinyal jelas bahwa TNI kita khususnya alutsista perlu peremajaan, kita tidak ingin melihat tersebut kembali terjadi. Kita terang baik Angkatan Laut maupun Angkatan Udara kita, misalnya alutsista kita sudah pada tua dan rusak, ” kata Utut di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (22/4).


Tatkala itu, Anggota Komisi I DPR RI Hillary Brigitta Lasut, insiden kapal menghunjam KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan Bali telah menambah catatan kelam terkait alutsista milik TNI.

Pasalnya, alutsista hak TNI tercatat pernah menjalani kecelakaan dalam beberapa tahun terakhir. Mulai dari pesawat tempur hingga pesawat dan helikopter angkut.

“Terkait hilangnya KRI Nanggala-402 menambah cacatan kelam pada unsur pembentuk kekuatan militer negara yaitu alulsista pada internal Mabes TNI, ” kata Hillary dalam keterangannya, Kamis (22/4).

Dia membuktikan kondisi alutsista TNI dengan saat ini rata-rata leler pakainya sudah antara 25 sampai 40 tahun mempengaruhi tingkat kesiapan operasional. Kos operasional dan pemeliharaannya biar cukup tinggi. Menurutnya, dibutuhkan penyegaran untuk meningkatkan kualitas alat pertahanan.

Ia juga berharap pada setiap pembelanjaan alulsista dipertimbangkan secara matang tentang tata cara perawatan dan pemeliharaan. Pasalnya, berdasarkan cacatan, rata-rata kecelakaan terjadi karena ada kealpaan pada sistem alat terpaut.

“Ini menentangkan bahwa yang menjadi pokok utama dalam memiliki atau penambahan alulsista yaitu perawatan dan pemeliharaan yang baik, ” imbuhnya.

Untuk diketahui, kapal menyelundup KRI Nanggala-402 milik TNI AL hilang kontak di perairan Bali, Rabu (21/4). Peristiwa itu terjadi saat tengah melaksanakan latihan penembakan senjata strategis.

(mts/bmw)

[Gambas:Video CNN]