News

Kemendagri Tunggu SK Kemenkumham perkara Status Bupati Orient

Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

Jakarta, CNN Indonesia —

Kementerian Dalam Negeri ( Kemendagri ) masih menunggu Tulisan Keputusan (SK) pelepasan kewarganegaraan dari Kementerian Hukum serta HAM terkait status masyarakat negara asing Bupati Sabu Raijua  terpilih Orient P. Riwu Kore .

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Zudan Arif Fakrulloh mengatakan pihaknya belum menyambut surat resmi dari Kemenkumham terkait hal tersebut. Padahal, Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly telah mengungkap Orient memiliki paspor Amerika Serikat yang berlaku hingga 2027.

“Kami menunggu SK pelepasan (kewarganegaraan) dari Kemenkumham, ” kata Zudan lewat pesan singkat, Kamis (18/3).


Patuh Zudan, Kemendagri tidak mampu serta merta menetapkan kedudukan kewarganegaraan seseorang. Mereka harus berkonsultasi dengan Ditjen Imigrasi Kemenkumham.

Terkait kasus Orient, Kemendagri telah menyurati Kemenkumham sejak kaum pekan lalu. Mereka meminta kepastian soal kabar mutasi kewarganegaraan Orient.

“Bila sudah ada SK pelepasan kewarganegaraan, kita tindak lanjuti, ” tutur Zudan.

Sebelumnya, kehormatan kewarganegaraan Orient P. Riwu Kore jadi sorotan jemaah. Ia dinyatakan sebagai warga negara Amerika Serikat sebab Kedutaan Besar Amerika Konsorsium di Jakarta.

Padahal, dia baru saja ditetapkan jadi Bupati terpilih Sabu Raijua. Salah satu syarat pencalonan kepala daerah di UNDANG-UNDANG Nomor 10 Tahun 2016 (UU Pilkada) adalah berkewarganegaraan Indonesia.

Urusan ini pun ditangani Kemendagri sebagai lembaga yang mau melantik kepala daerah. Agenda pelantikan Orient pun ditunda dari seharusnya 17 Januari.

Kemendagri beriktikad akan memutuskan sikap terhadap kasus ini 25 Maret mendatang. Saat ini, mereka masih menunggu keputusan resmi dari Kemenkumham soal status kewarganegaraan Orient.

Sementara itu Peneliti sebab Network for Democracy and Electoral Integrity (Negrit) Hadar Nafis Gumay mengatakan pengukuhan Orient P Riwu Kore seharusnya memang dibatalkan.

Menurutnya, masalah dwikewarganegaraan yang dikerjakan Orient sudah terang serta membuat proses Pilkada Sabu Raijua keliru serta kurang.

“Sebetulnya persoalan ini sudah sangat nyata, bisa saja langsung mereka membatalkan dan seharusnya itu membatalkan [pelantikan Orient] karena sejak awal sudah keliru dan cacat penetapan ini, ” kata Hadar.

Dia menerangkan, bukti bahwa Orient memiliki kewarganegaraan dan paspor Amerika Serikat (AS) sudah pas untuk menjadi dasar membekukan pelantikan Orient.

Dia berkata, Orient terbukti tidak memenuhi syarat untuk menjadi peserta pilkada, ditetapkan, serta dilantik menjadi Bupati Sabu Raijua. Menurutnya, melantik Orient kelak sama sekadar mencoreng wajah sendiri.

“[Melantik] Itu mencoreng diri sendiri. masa aturan penting kita langgar. Kemenkumham jangan ragu, ” ucap Hadar.

(dhf/pris)

[Gambas:Video CNN]