Diduga Langgar Kampanye, Ketua DPRD Terjang Diperiksa Bawaslu

News

Diduga Langgar Kampanye, Ketua DPRD Terjang Diperiksa Bawaslu

Serang, CNN Indonesia —

Lembaga Pengawas Pemilihan Umum ( Bawaslu ) Banten telah memeriksa Ketua DPRD Kabupaten  Serang   Bahrul Ulum dan Kepala Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Kabupaten Serang, Mahfudi. Keduanya diperiksa atas dugaan pelanggaran kampanye sebab hadir dalam pelantikan dan deklarasi dukungan Badan Pemuda Nusantara (Bapera) Banten yang mendukung Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa di Pilkada Kabupaten Serang, Banten.

Keduanya disangkakan melanggar Undang-undang (UU) Cetakan 10 Tahun 2016, tentang Pilkada. Mahfudi  diperiksa pada Minggu (11/10) sejak pukul 10. 00 WIB  hingga pukul 11. 00 WIB.

Kemudian Bahrul dengan juga Sekretaris DPD I Golkar Banten diperiksa pukul 12. 00 WIB  hingga pukul 18. 00 WIB pada hari yang serupa.


“Pemeriksaan kepada para pihak terkait dengan deklarasi pelantikan Bapera di Hotel Ratu, sudah berjalan mulai menjelaskan sejak Sabtu, Minggu dan Senin, sedang dalam dirangkaikan, ” prawacana Ketua Bawaslu Banten Didih M Sudih  melalui selulernya, Senin (12/10).

Setidaknya, ada 3 nomor register laporan yang medium ditindak lanjuti Bawaslu Banten, dengan dugaan pelanggaran kampanye di sungguh jadwal, yakni nomor register 01/Reg/LP/PB/Prov/11. 00/X/2020 untuk Ratu Tatu-Pandji Tirtayasa. Kedua, dugaan pelanggaran Ketua DPRD dalam deklarasi dukungan dengan nomor register 02/Reg/LP/PB/11. 00/X/2020 dan final dugaan keterlibatan ASN dalam keterangan dengan nomor register 03/Reg/LP/PB/11. 00/X/2020.

Bawaslu Banten selalu sudah memeriksa dua ASN, yakni Kepala Setwan DPRD Kabupaten Serang beserta stafnya yang diduga muncul dalam deklarasi tersebut.

“Laporannya terkait kampanye di luar jadwal, kemudian ada ASN mungkin juga di situ, ada Kabag atau Kasubag gitu, dari Setwan dewan (DPRD Kabupaten Serang). Perkiraan adanya kampanye di dalam acara itu. Makanya kami  klarifikasi dengan KPU, apakah masuk ke rencana kampanye pihak-pihak yang dilarang mengikuti kampanye, ASN-nya, ” terangnya.

Sedangkan Ratu Tatu Chasanah dijadwalkan hadir di dalam pemeriksaan di Bawaslu Banten pada Senin (12/10) pukul 08. 00 WIB  dan 16. 00 WIB. Namun calon kepala daerah dengan nomor urut 01 itu belum datang ke kantor Bawaslu Banten.

Menurut Didih, Permaisuri Tatu sebenarnya sudah mendapatkan dua kali pemanggilan, yakni hari Sabtu dan Minggu, namun tidak ada. Kemudian, satu diantara pengurus tim persuasi mengabari Bawaslu Banten kalau Istri raja Tatu akan hadir besok, Selasa (13/10), pukul 10. 00 WIB.

“Sedang kami berangkat membahas di Gakkumdu juga, lalu klarifikasi para pihak. Sudah kami sampaikan surat yang kedua, besar kali pemanggilan juga tidak terlihat, sudah ada komunikasi juga dengan LO (Laison Officer) nya minta besok, hari Selasa, ” jelasnya.

Perlu diketahui bahwa pada Selasa, 29 September 2020, Bapera mendeklarasikan dirinya mendukung  petahana dalam helatan Pilkada serentak 2020. Dukungan itu diberikan Bapera disela-sela pelantikan kepengurusannya.

Ketua DPP Bapera Fahd El Fouz Arafiq, mengaku kepemimpinan Ratu Tatu-Pandji Tirtayasa layak dilanjutkan dan organisasinya akan menguatkan tata hingga tingkat RT. Sedangkan Pemimpin DPD Bapera Banten  Hendrik L Karosekali mengatakan bahwa dukungan kudu diberikan kepada orang baik.

Kemudian, Ratu Tatu y ang siap di lokasi mengucapkan terima berkelakar atas dukungan yang diberikan Bapera kepada dia dan pasangannya.

(ynd/sfr)

[Gambas:Video CNN]