News

Dasar Sering Kentut saat Berhubungan Seks

Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

Jakarta, CNN Indonesia —

Banyak hal yang bisa terjadi saat berhubungan syahwat, termasuk di antaranya kentut. Apa yang menyebabkan terjadinya kentut saat berhubungan syahwat?

Ahli gastroenterologi, Elizabeth Blaney mengatakan kalau normal bagi seseorang menyingkirkan gas 10 hingga 20 kali per hari. Kentut bisa terjadi kapan selalu, termasuk saat berhubungan badan.

Kentut saat mengenai seks, lanjut Blaney, terjadi karena lokasi organ dekat kewanitaan dan rektum dengan saling berdekatan.


“Bagian atas vagina berada di dekat bagian bawah rektum. Jadi, selama berhubungan syahwat, setiap dorongan dan dampak pada bagian bawah rektum bisa menyebabkan keluarnya gas, ” jelas Blaney, mengutip Health.

Kentut masa berhubungan seks adalah sesuatu yang normal. Namun, akan menjelma tidak normal jika Kamu terlalu sering kentut era bercinta.

Sungguh-sungguh sering kentut atau mengeluarkan gas bisa mengindikasikan penyakit sindrom iritasi usus gede (IBS), yang lebih kerap terjadi pada wanita. Kira-kira dua dari tiga penanggung IBS merupakan wanita.

“Menariknya, wanita dengan IBS dua kali lebih mungkin mengaku kesulitan buat rileks menikmati seks, ” ujar Blaney.

Jika kentut saat perkara seks terasa sangat memusingkan, Anda disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk pendidikan penyebabnya.

Cara Mencegah Kentut saat Perkara Seks

Blaney menyarankan Anda untuk lempar air besar sebelum berhubungan seks. Cara ini bisa membekukan gas yang keluar.

Jika Anda merasa akan kentut, pertimbangkan untuk beralih ke posisi misionaris. Pada posisi ini, bagian rektum pada bokong menguatkan untuk tetap tertutup serta tertahan.

Selain itu, hindari juga sasaran pemicu kentut yang mampu memicu kembung seperti bawang bombay, brokoli, kubis Brussel, dan gandum pada jam-jam sebelum berhubungan seks.

Selain itu, hindari juga minuman berkarbonasi karena bisa menyebabkan perut bengkak.

“Anda tidak selalu bisa mencegah kentut saat berhubungan seks. Beberapa besar kasus tidak perlu dikhawatirkan. Jadi, coba lah untuk melepaskannya tanpa perlu merasa malu atau khawatir, ” ujar Blaney.

(asr)

[Gambas:Video CNN]